Friday, 2 August 2013

Kegeeran? Waspada deh!

Pernah nggak suka sama orang? Tapi dia gak tahu kalau kamu suka sama dia? Tapi kalian sering main bareng? Kamu ngerasa dia juga suka sama kamu?

Berbagi pengalaman ya guys. Dulu bangeeet. Aku juga pernah suka sama seorang cowok. Yah cukup lama sih, kurang lebih dua tahun laah. Dia teman sekelasku. Aku suka sama dia. Aku sendiri tak pernah tahu apa dia membalas rasaku atau tidak. Yang jelas kami cukup dekat dan sepertinya tak pernah jauh satu sama lain. Itu yang aku rasakan. Aku tidak mencoba menyatakan perasaanku padanya, aku juga tak pernah menanyakkan tentang perasaan dia untukku.

Sampai akhirnya aku ceritakan pada sahabat cewekku kalau aku suka dengan pria itu. Eh tiba tiba gosip bahwa aku menyukai dia menyebar ke seantero kelas. Malu. Aku sangat malu dan rasanya aku tidak mau berangkat sekolah dan bertemu dengannya. Tapi aku tetap berangkat. Masak iya kan aku harus mbolos cuman gara gara hal ini. Apa yang akan dikatakan orang tuaku?

Aku selalu berangkat dengan percaya diri, masuk kelas dengan tampang innocen seakan tidak pernah terjadi apa apa. Sampai akhirnya ada dia yang sering sekali duduk disekitarku, berbicara denganku, menimbulkan persepsi lain di mata teman temanku. Kita sering diledekin, inilah itulah, tahu sendiri bagaimana adat orang Indonesia. Hahaha.

Banyak hal yang menyatukanku untuk dekat dengannya, mulai dari tugas kelompok, absensi kita yang gak jauh, satu kelompok pas prakteklah. Aaah pokoknya sepertinya Tuhan itu mendekatkan kita. Hahaha
Setiap usai praktek kan kita musti wajib tuh bikin laporan, aku selalu sharing sama dia. Tiap hari kita smsan. Awalnya ngomongin tugas, sampai ngomongin hal lain yang menjurus ke arah asmara.

Keluar dari urusan tugas, mulailah hubungan ini terjalin. Kita gak pacaran, nggak sama sekali. Kita dekat, itu yang aku tau. Dia tahu kalau aku menaruh rasa padanya tapi aku tak tahu apa yang dia rasakan untukku. Dia suka menyanjungku, dengan berbagai gombalan yang buat hatiku klepek klepek.Dia bilang aku manis, dan pujian pujian lain yang sumpah bikin aku geer tingkat badai.

Sampai akhirnya aku sudah banyak menaruh hatiku buat dia. Tiap saat kita smsan (read : tidak pas disekolah). Sekali aku nggak sms dia, diap pasti sms aku. Seneng banget aku rasanya.

Tapi itu semua tidak berjalan lama, saat ada praktek di sekolah. Di kelompok yang sama, terjadi obrolan tentang kita, antara dia dan cewek lain yang ada di kelasku. Si cewek nanya, kamu suka nggak sih sebenere sama Indah? Kenapa sih kalian nggak pacaran aja? Kalian kan udah deket. Gitu dia nanya. Eh si cowok yang aku taksir berat njawab gini. Suka sih enggak, biasa aja sih ya. Jadi kenapa kita perlu pacaran?

Aaaaaaawr! Perkataannya itu membuat hatiku luluh lantak, buatku galau, malang, merana durjana huhuhu. Pengen nangis di tempat sih waktu itu, jadi kenapa dia memberiku harapan selama ini? Sialan, aku cuman di PHP! Aku mencoba sebisa mungkin kabur dari tempat itu. Tapi nasib, pas aku berdiri mau jalan. Bisa bisanya aku kejedot lifter! Sumpah, dari yang malu jadi deh aku malu banget! Nggak cuman dihadapan dia! Tapi didepan adik kelas, kakak kelas ah!

Waktu itu nggak kerasa air mataku netes. Karena sakit, karena galau, karena malu. Pengen rasanya langsung pulang!

Beberapa saat setelah itu aku mulai menjauhkan diriku darinya. Mengalihkan obsesiku dari pria itu ke cowok lain yang gak sekelas sama aku. And I got it. Tapi tetap saja aku sedih, dengan beribu perasaan galau yang membuatku susah move on awalnya.

(Read : GALAU)

Setelah lama insident itu, masih aja terkenang dihati aku, dan entah apa dihatinya pun jua. Dia pernah sms aku. Bilang kalau ya dia cukup kehilangan aku. Geer lagi aku. Tapi tetap saja, dia itu cuman salah satu makhluk yang suka mempermainkan orang lain.

Dia pernah mendengarku berbicara kalau aku ngejudge dia hanya memberiku harapan palsu. Tapi dia menyanggahnya, dengan mengatakan kalau, Aku tidak pernah memberimu harapan, kamu saja yang kegeeran dengan salah terima semua ucapanku.

Brengsek banget yaa? Brengsek brengsek brengseeeeek!


Itu pengalamanku yang sangat buruk mengenai cinta. Dia memberikan luka yang besar dalam hatiku hingga aku selalu terpaut padanya. Sekarang yang menjadi pelajaran aku adalah....

"Jangan mudah mempercayai orang lain, biarpun hatimu bilang bahwa kau mencintanya. Waspadai segala hal yang keluar masuk pikiranmu dengan berbagai keinginanmu. Manage hatimu, jangan biarkan dirimu terjerumus dalam lubang yang akan menyesakkan dan menjatuhkanmu. Jika kau mencintai seseorang, jangan biarkan dirinya mengambil alih dirimu dengan menjadikan dirimu sebagai orang lain hanya untuk menarik perhatiannya. Sekali lagi! Jangan mudah percaya! WASPADALAH!"


1 comment: