Thursday, 15 August 2013

Why you love someone?

Cinta itu suatu hal yang unik. Teramat sangat aneh sehingga dapat mengubah hidup seseorang menjadi sangat berbeda. Seseorang yang dulunya pendiam, bisa menjadi sangat bawel ketika bersanding dengan kekasih hatinya. Seseorang yang pemarah, yang saat mengamuk seperti banteng yang melihat warna merah menari nari didepannya, bisa menjadi sangat anggun, seanggun Cinderella dalam pesta dansanya, ketika ia bertemu orang yang ia cintai. Itulah keajaiban cinta.

Cinta dapat merubah dunia seseorang menjadi sangat bertolak belakang.

Dalam hidup ini Tuhan memberi kita sejuta pilihan. Kepada siapa kita hendak melabuhkan hati kita. Seperti apa orang yang akan kau cintai kelak? Kapan kau akan menyerahkan hidup dan matimu untuk seseorang? Tuhan memberimu kesempatan untuk memilih itu semua sesuka hatimu. Meski kita tahu Tuhan tlah menakdirkannya sebelumnya, tapi Tuhan tetap memberi kita kebebasan untuk memilih. Sungguh betapa baiknya Dia pada kita :)

Banyak alasan mengapa kita mencintai seseorang. Kau dapat menyatakannnya sesuka hatimu.

Beberapa alasan yang biasa, entah karena dia perparas tampan/cantik, karena dia pandai, cerdas, keren, bahkan karena dia kaya pun bisa. Cinta itu relatif, begitu pula alasan kita untuk mencintai seseorang. Relatif. Tidak seperti operasi bilangan matematika yang hasilnya selalu pasti. Cinta berbeda.

Terkadang, ada pula saat dimana kita tak mengetahui mengapa kita mencintai seseorang. Semuanya tidak dapat terbaca, tak dapat diungkapkan dengan kata apapun. Tanpa alasan. Gamblang. Kita hanya dapat merasakan rasa nyaman yang mendalam ketika ada didekatnya tanpa alasan yang berarti. Bisa jadi karena terlalu sering bersama atau hal hal lain yang membuat dia terlihat menarik dimata kita. Meski sebenarnya ia tak memiliki kelebihan yang menonjol.

Ketika ada seseorang mengatakan 'aku mencintaimu', itu berarti dia telah menyatakan bahwa dirinya nyaman bersamamu, didekatmu, tanpa perlu kau ketahui kenapa dan mengapa. Kata itu sudah mutlak.

Ketika kita mencintai seseorang, kita akan merasakannya seperti kita menyukai suatu warna. Misal saja aku berkata 'aku suka warna kuning' , jelas kan kalau warna itu kontroversial karena dianggap menggambarkan warna feses. Tiba tiba saja temanku menghujatku, 'hey itu kan kayak eek'. Bisa dibayangkan seperti ada seseorang yang menghina kekasihku. Apa yang aku fikirkan? Jika memang mencintainya harusnya aku tetap optimis dong pada apa yang aku yakini. Ya. Harusnya begitu. 

Akupun perlu memberi pembelaan akan hujatan temanku tadi, misal saja aku balas 'aku tak peduli kok, bagiku kuning itu bagus. Warnanya cerah, meriah, menarik, bisa memberiku keceriaan kok kalau warna ini aku mainin'. Nah disinilah pelajaran itu dapat diambil.

Ketika kita mencintai seseorang pasti akan terlihat dialah yang terbaik diantara yang lain. Meski ia tak punya kelebihan, atau keunikan tersendiri. Tapi dia yang kau cintai akan mempunyai sisi dimana dia membuatmu tertarik.

Gitu deh ajaibnya cinta. Meski kita tak tahu kenapa, jawaban yang tepat adalah karena dia telah membuat hati ini tergugah, membuat hariku ceria dan lebih berwarna *eaaaa

Karena cinta itu ajaib, baiknya kita lebih pintar pintar dalam memilih seseorang yang tepat. Karena jika salah pilih akan sangat menyakitkan.

Jangan cintai orang karena parasnya! Ingatlah, suatu hari semua orang pasti akan menua dan mengalami masa manula dimana kulitnya akan mengeriput dan tak akan menawan lagi. Lagipula saat kamu mencintai seseorang tanpa dia berparas ganteng/cantik pun, ia akan jadi yang ter-ganteng/cantik buat kamu.

Seseorang yang kamu anggap menawan belum tentu aslinya menarik, tapi jika seseorang kau anggap menarik, pasti dia akan terlihat menawan dimatamu :)

Dan jangan juga mencintai seseorang karena dia pandai atau cerdas, kala umur menua, semua orang akan kehilangan kejayaannya dan akan mengalami masa masa dimana mengingat sesuatu itu akan sangat susah. Masa masa pikun. Itulah. Boro boro mengingat ilmu yang telah ia pelajari, mengingat siapa dirinya saja mungkin menjadi hal yang sulit.

Dan yang terakhir, jangan sampai mencintai seseorang karena materi yang ia miliki. Memang sih, mungkin hal itu bisa membahagiakan kehidupan duniamu. Dengan berbagai fasilitas yang dapat engkau nikmati darinya. Tapi? Apa kebahagiaan bisa dibeli dengan uang? Hanya kebahagiaan orang matre yang bisa dibeli dengan uang.

----

Saat kita  telah menemukan seseorang yang tepat, ketahuilah bahwa dia yang akan menjadi prioritasmu. Dia yang akan menemanimu sampai hari tuamu, sampai matahari kehilangan sinarnya.

Thanks for read :)


No comments:

Post a Comment