Friday, 18 October 2013

May i call it a poem?


I just write it for my beloved awesome boyfriend, I hope you'll enjoy (what is it) I call it poem. And if you judge it's not  a poem, whatever you call it~ whatever :)
Just show me how much you love it, babe♥

So text me soon after you read it, enjoy it yeah~



"Malam takkan pernah membenci bulan"

credit : Tumblr


Tak ada yang selamanya di dunia ini
Selamanya hanya milik Tuhan
Dia yang berkuasa atas kita semua
Dia yang memiliki kehendak sepenuhnya
Dan hanya Dia yang tau mana yang terbaik

Tak ada yang sempurna di dunia ini
Satupun takkan pernah ada
Sekuat apapun kau mencari
Sekuat apapun kau berusaha
Kau takkan pernah menemukannya

Tak ada kisah yang selalu indah
Kisah yang indah hanya ada dalam khayalan manusia
Kisah yang indah hanya ada dalam cerita mereka
Akhir yang indah pun tak jauh berbeda dari itu
Dan satu yang selalu pasti
Setiap cerita, setiap kisah pasti memiliki sisi yang pahit

Setiap untaian kata yang telah aku dengar
Setiap untaian kata yang telah aku ucap
Selalu menyadarkan ku akan banyak hal
Selalu mengingatkanku akan hal hal yang tak pantas aku keluhkan
Selalu membangunkanku dari khayalan semuku
Selalu membukakan mataku untuk menyadari kenyataan

Dan semua itu membuat aku berfikir
Bahwa kisah apapun yang kita alami
Asal kita pandai untuk mensyukurinya
Semua akan terasa lebih manis
Begitu pula dengan kisah cinta kita
Yang sampai detik ini belum bisa dibilang cukup manis :)

Dan aku ingin diriku yang sama sekali tak sempurna ini
Selalu memilikimu untuk menyempurnakanku
Selalu memilikimu untuk menjadikanku selalu indah
Entah itu dengan atau tanpa nama yang aku sandang
Aku ingin kau slalu memandangku indah

Dan semua kisah kita, yang tak selalu terasa manis
Ingin selalu aku kemas dengan senyuman
Ingin selalu aku nikmati dengan canda tawa
Dan aku ingin kau selalu mencintaiku,
Seperti malam mencintai sang rembulan
Dan aku akan mencintaimu pula seperti malam mencintai sang bulan

Malam tak pernah membenci bulan..
Meski bulan tak selamanya sempurna
Meski bulan tak selalu menunjukkan romannya yang genap
Bahkan dengan sisinya yang tanpa aturan pun,
Malam selalu menerimanya dengan sepenuh hati

Malam tak pernah membenci bulan..
Meski bulan tak memiliki sisi yang rata
Namun, malam selalu memberikannya keistimewaan
Untuk selalu bersinar paling terang
Bahkan diantara jutaan bintang yang jauh lebih menawan

Malam tak pernah membenci bulan..
Meski bulan tak selalu hadir untuknya
Meski bulan tak selalu menemaninya
Meski bulan kadang lebih memilih untuk bersembunyi
Di balik mendung yang kadang menghalangi
Namun, malam tetap menerima bulan kembali
Dan terus membiarkannya menemani

Malam tak pernah membenci bulan..
Meski kadang bulan menduakannya
Meski kadang bulan juga menemani sang siang
Berteman dengan mentari, yang menjadi musuh besar sang malam

Tapi malam tetap selalu menerima bulan kembali
Dengan atau tanpa kesempurnaannya
Tanpa peduli apa yang telah terjadi
Dan malam takkan pernah membenci bulan
Bagaimana keadaan bulan, dan apa yang dilakukan bulan
Malam takkan pernah membenci bulan

Satu hal yang aku ingin kau tahu
Apa yang tuliskan tentang malam dan bulan hanya sekedar imajiku
Tapi malam dan bulan adalah suatu inspirasi luar biasa
Karna semua orang menyukai keduanya
Banyak yang menganggap keduanya hal yang romantis
Suatu hal yang manis dan akan mendatangkan suatu kemesraan

Dan yang aku inginkan
Kisah kita akan terus selalu berjalan
Seperti halnya kisah malam dan bulan
Meski tanpa kesempurnaan
Meski tak selamanya selalu bersama
Meski tak selalu menjadi apa yang diharapkan

Tapi, kebesaran hati untuk selalu memaafkan
Dan besarnya cinta yang selalu menguatkan
Akan selalu membuat keduanya terus menyatu
Dan sekarang izinkanlah aku untuk selalu menjadi malammu
Dan perkenankan aku menjadi bulanmu..
Dan sudikah kau menjadi malamku?
Untuk menganggapku sebagai rembulan dalam hidupmu?

So what do you think about it? Write your comment :)

No comments:

Post a Comment