Sunday, 19 January 2014

UNTUKMU, YANG MENAHAN LARA DISANA

Hariku tak lagi sama, semenjak kau tiada 

Tiada lagi mata berbinar dan tawamu yang renyah 

Tiada lagi senyuman manja, merayu, menggoda

Langit yang cerah menjadi sendu
Langit yang biru menjadi kelabu
Malam berbintang menjadi pekat
Mentari yang hangat menjadi sengat 
Semua mematikan 
Semua mengerikan 

Ditambah lagi saat kau tak berdaya disana 
Ingin kutukar semua miikku
Agar aku bisa ada disisimu, disampingmu
Menjagamu, merawatmu
Memberikan semua yang kau butuhkan
Menjadi apa yang kau perlukan

Ingin ku bantai semua yang menghalangi 

Ingin kuterjang semua yang menghadang 

Tapi aku tak bisa 

Tapi aku tak mampu

Hanya untaian kata, intruksi yang bisa kuberi
Yang kuharap kan berguna untukmu
Yang kuharap bisa membantumu

Kuharap aku bisa menjadi malaikat 
Yang terus memberimu rasa nyaman 
Meski aku jauh darimu 
Kuharap kutetap berimu bahagia 
Meski hanya dengan rangkaian doa
Tapi kuharap itu selalu berguna

Andai saja kubisa..
Ingin kutukar laramu padaku
Atau sekedar membaginya padaku
Aku rela.. 

Setidaknya aku rasa apa yang kau rasa
Setidaknya aku mengerti yang tak ku mengerti
Setidaknya aku tahu rasa menjadi dirimu
Dan aku tak lagi mengkhawatirkanmu

Aku sama sakitnya disini,
membayangkan mengerang kesakitan 
Disana. 
Sendiri. 
Bertemankan sepi. 
Tak ada yang menjagamu penuh kasih 
Tak ada yang mempedulikanmu seperti aku
Tak ada Ibumu..
Tak ada siapapun yang bisa aku percayai sepenuhnya

Lalu pada siapa aku harus berpesan?
Siapa disana yg mnjagamu?

Menunggumu, disampingmu? 

Memberikan semua yang kau minta? 

Melihatmu terlelap setelah menahan sakit 

Merasakan nafasmu yang berat?

Menggenggam tanganmu dengan hangat?


Kuharap aku disana untuk itu semua

Aku harap takdir membawaku disampingmu

Aku harap keajaiban datang 

Membawaku terbang, menghilang dari tempat ini 

Agar aku bisa bersamamu 

Meringankan segenap luka yang kau derita

Menghilangkan perih yang kau rasa

Jujur aku lebih suka tersiksa oleh amarahku karna kesal atau jengkel padamu
Daripada aku harus menahan rasa khawatir yang buatku ingin bersamamu 
Semua ini terlalu menyakitkan
Kuharap Tuhan segera menghapus laramu
Dan kembali lukiskan aura bahagiamu :)

No comments:

Post a Comment